Senin, 01 Agustus 2016

BUPATI BARUT H NADALSYAH LANTIK 127 PEJABAT

Bupati Barito Utara H Nadalsyah melantik para pejabat lingkup Pemkab Barut (MK1)
MUARA TEWEH,- SBO,- Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah Nadalsyah, Jum’at (29/7)  melantik tak kurang dari 127 pejabat baru. Sebanyak sembilan pejabat di antaranya pejabat eselon II.selebihnya adalah pejabat eselon III dan IV yang berasal dari berbagai SKPD lingkup Pemmerintah Kabupaten Barito Utara.
Diantara Pejabat eselon II yang dilantik  tersebut  diantaranya Jufriansyah sebagai Inspektur Barito Utara, Sugianto Panala Putra menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Utara, Inriaty Karawaheny menjabat Sekretaris DPRD Barito Utara.
Inriaty Karawaheny sebelumnya adalah Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Barito Utara. Posisinya digantikan Arbaidi yang sebelumnya adalah Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD)  Barito Utara. Posisi Arbaidi sebagai Kepala BPMD Barut kini diisi Sugianto Panala Putra
Perubahan lain terjadi dengan keputusan Nadalsyah menempatkan Melpadona sebagai Staf Ahli Bupati Barito Utara Bidang Pemerintahan, Yaser Arapat menjadi Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Barito Utara. Lalu, ada pula Hendro Nakalelo menjadi Asisten Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Barito Utara dan Aspul Anwar menjabat Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara.
“Pelantikan ini bertujuan mendinamisasi tugas pokok, fungsi dan kewenangan masing-masing organisasi perangkat daerah ini guna mendorong percepatan pembangunan,” kata Nadalsyah saat menyampaikan sambutan di acara pelantikan tersebut, Jumat (29/7/2016).
Bupati mengharapkan pejabat yang baru dilantik tersebut diharapkan untuk selalu mengutamakan loyalitas, pengabdian, kejujuran dan keikhalasan dalam melaksanakan setiap tugas yang diemban. Amanah itu agar selalu dilaksanakan dengan penuh dedikasi optimis, disertai berpikir jernih dan kreatif bagi kepentingan masyarakata dan daerah.
“Untuk itu saya selalu monitor terhadap kinerja saudara ditempat tugas yang baru dan apabila terdapat pejabat yang kinerjanya tidak baik maka kami tidak segan-segan melakukan penon aktifan yang bersangkutan dari jabatan atau non job,” tegas Nadalsyah. (ant/MK1)

Minggu, 31 Juli 2016

BUPATI KUTAI BARAT FX YAPAN, SH KUNJUNGI BARUT

Bupati Kutai Barat Kaltim FX Yapan,SH (Paling Kanan mengenakan batik merah, didampingi Sugianto, SH  Asisten I Setda Barut (Tengah) dan Drs Jonio Suharto, M.IP Ketua DAD Barut (Paling kiri),
MUARA TEWEH,- SBO,- Bupati Kutai Barat Kalimanta Timur  FX Yapan, SH pekan lalu mengunjungi tanah leluhurnya Barito Utara, Kalimantan Tengah. Bersama tidak kurang dari 300 orang rombongan yang terdiri dari para Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan para tim pemenangannya pada Pilkada langsung yang baru lalu dimana FX Yapan, SH terplih sebagai pemenangnya.
Satu hal yang menarik dari kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Kutai Barat tersebut adalah mengunjungi dan bermalam di desa Pendreh kurang lebih 20 km selatan kota Muara Teweh ibukota kabupaten Barito Utara. di desa leluhurnya tersebut FX Yapan selain bersilaturahmi dalam ritual adat Dayak juga ia menampilkan kesenian khas Kutai Barat dimana para penari, pemusiknya dibawa dari Kutai Barat.  FX Yapan adalah keturunan dari Singa Atak yang mana dahulu berasal dari desa Pendreh, Bintang Ninggi dan Jingah.
Selain melakukan kunjungan kekeluargaan di desa Pendreh FX Yapan dan rombongan juga menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun ke 66 Kabupaten Barito Utara serta acara ramah tamah dengan Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran yang berlangsung di Balai Antang Jl. A Yani Muara Teweh.   Namun demikian, kunjungan FX Yapan ini ternyata sedikit mengecewakan bagi ribuan warga desa Bintang Ninggi yang sebelumnya dijadualkan ia kungjungi, tiba-tiba dibatalkan karena padatnya acara yang harus FX Yapan hadiri di Muara Teweh maupun di desa Pendreh. Ketua Adat Desa Bintang Ninggi Bio Olo mengharapkan pada kesempatan berikutnya FX Yapan menyediakan waktu untuk mengunjungi masyarakatnya di desa Bintang Ninggi. (MK1)

Jumat, 06 November 2015

SITUS LOTUNG TUOR MENDAPAT PERHATIAN PEMPROV KALTENG



Tim Dari Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kalteng melakukan pengukuran dan pemotretan rongsokan Kapal Perang Belanda Ondrus di Lotung Tuor, Kelurahan Jingah Muara Teweh
Rongsokan Kapal Perang Belanda Ondrus

MUARA TEWEH,-Seputar Barito Online- Situs peninggalan sejarah Lotung Tuwor tempat ditenggelamkannya kapal perang Kolonial Hindia Belanda Ondrus sekitar tahun 1860 an oleh para pejuang Dayak ternyata mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,
Awal pekan lalu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan tim turun ke lokasi bersejarah tersebut untuk mendapatkan fakta dan data yang akurat tentang situs yang melambangkan keberanian para pejuang-pejuang Dayak melawan kaum penajajah kolonial di kala itu.
Menurut sejarahnya, "Lotung Tuor" adalah sebutan dalam bahasa Dayak Tawoyan dan bila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti "Tunggul Kayu Jelutung". Namun dalam hubungan ini adalah nama kampung Dayak yang dahulu sebelum peristiwa heroik tersebut terjadi merupakan kampung yang aman dan damai, namun karena kehadiran penjajah Hindia Belanda ke kawasan Barito, maka suasana kampung Lotung Tuor menjadi tidak aman.
Para tokoh adat, kepala Kampung bersama para pejuang Dayak  dikala itu bersepakat melakukan perlawanan terhadap kehadiran para penjajah yang berani singgah di kampung Lotung Tuor,  sehingga terjadilah peristiwa herorik kapal perang penjajah Belanda yang saat itu merapat di kampung tersebut berhasil ditenggelamkan oleh para pejuang Dayak, setelah sebelumnya terjadi perperangan yang sengit antara sardadu Belanda yang ikut Kapal Ondrus tersebut dengan para pejuang Dayak yang berada di darat.
Ditengah peperangan tersebut, ada salah seorang pejuang Dayak bernama Uroi yang berani berjibaku membuka salah satu kran air yang terdapat dilbambung kapal perang Ondrus,walaupun ia kemudian tewas ditembak sardadu Belanda.

Namun pengorbanan Uroi tadi tidak sia-sia, terbukanya kran tadi menyebabkan kapal tersebut terus kemasukan air dan akhirnya tenggelam ke dasar sungai Barito kurang lebih 30 meter dari tempat bertambat sebelumnya. Kabar tentang peristiwa ini menyebar ke hingga ke negeri Belanda, dikalangan pejuang kita dianggap  sebagai keberhasilan dari Temanggung yang berkuasa di wilayah tersebut saat itu.
Sehingga dari perisitiwa horoik tersebut lahirlah sebuah anekdot, "uroi ampun patoi. tamanggung ampun tarung", yang artinya Uroi mati tetapi temanggung yang punya nama, maksudnya, sesorang yang rela berkorban mungkin saja tidak akan mendapatkan sesuatu penghargaan atas pengorbanannya atau pengorbanan tadi justru dinimkati orang lain.
Tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Provinsi Kalimantan Tengah yang melakukan investigasi ke lokasi Situs Lotung Tuor tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Bambang Daryadie,SE didampingi Kasie Peninggalan Sejarah Bawah Air dan Nilai Sejarah Markurius, SH, Fungsional umum Abia dan , fungsional umum Gauri Vidya,S.Ant,

Tim tersebut selain melakukan investigasi lokasi kampung  di Lotung Tuor yang ada didarat dan melakukan pengukuran serta pemotretan rongsokan Kapal Ondrus juga melakukan penelusuran ke makam sardadu Belanda yang terdapat komplek kuburan Kristen di Kelurahan Lanjas Muara Teweh. (j/).

Minggu, 01 November 2015

RATUSAN HEKTAR KEBUN KARET WARGA TEWEH SELATAN TERBAKAR

TERBAKAR, ratusan ha karet warga di  Teweh Selatan terbakar
MUARA TEWEH, Seputar Barito Online,- Ratusan hektar kebun karet warga yang terdapat di belasan desa di kecamatan Teweh Selatan,
Kabupaten Barito Utara, pekan tadi terbakar.
Diantaranya puluhan hektar kebun karet produktif  yang menjadi sumber penghasilan warga desa Bintang Ninggi ikut terbakar dalam kebakaran lahan tersebut. Hal ini dikemukan Arwani Plt Kepala Desa Bintang Ninggi I, kepada Seputar Barito Online Ahad (1/11) siang saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Menurut Arwani, selama sepeken kemarin api melalap sejumlah kawasan di wilayah desanya, baik yang berada dibagian belakang kampung maupun yang berada diseberang kampung tersebut.
Menurut dia, sumber api  yang merembet ke kebun karet warga tadi masih sulit ditentukan, namun ia mendapat laporan ada dugaan akibar dari keteledoran salah seorang oknum warga yang secara sengaja membakar lahan untuk perkebunan sawit. Akan tetapi tentang hal ini masih merupakan dugaan saja, karena yang bersangkutan tidak mengakuinya, akan tetapi menurut dia ada warga yang merupakan orang suruhan oknum tadi yang diketahui warga melakukan pembakaran.
Selain itu menurut Kades tersebut, ada juga sumber api yang berasal dari rambatan api yang diduga dari kebun lahan sawit yang ada disekitar wilayah desanya. (j1/)

Minggu, 02 Agustus 2015

PILGUB KALTENG 2015 PERTARUNGAN TIGA PENJURU

PALANGKA RAYA,-Seputar Barito Online,- Prosesi Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah priode 2015-2020 melalui Pilkada Serentak telah dimulai, ditandai dengan pendaftaran para bakal calon pada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (28/7) pekan lalu.
Willy M Yoseph
Hingga akhir masa pendaftaran terdapat tiga pasang bakal calon Gubernur yang mendaftarkan diri, mereka adalah pasangan Ujang Iskandar – Jawawi diusung Nasdem PAN,PPP, Willy M Yosef – Wahyudi K Anwar diusung PDI-P dan Sugianto Sabran – Habib Yahya Ismail diusung Gerindra dan sederetan partai koalisi Merah Putih.
Para pengamat di Palangkaraya memprediksi, pertarungan ketiga kandidat itu nanti bakal sengit dan sangat menarik, karena merupakan pertarungan tiga penjuru. Disebutkan, pasangan antara Ujang Iskandar dan Sugianto merupakan rival babuyutan sejak Pilkada Kotawaringin Barat yang akhirnya dimenangkan oleh Ujang melalui putusan Mahkaman Konstitusi (MK), keputusan mana berbuntut panjang hingga menyerat pengacara Ujang saat perkara di MK Bambang Wijianto  wakil ketua KPK menjadi tersangka oleh Mabes Polri, konon kasus inipun hingga sekarang masih bergulir.
Ujang Iskandar
Selain itu pertarungan ketiga pasang kandidat tersebut juga diprediksikan sangat sengit, pasangan Willy – Wahyudi berhadapan dengan Sugianto – Habib yang dimotori oleh Gerindra yang memiliki mesin politik yang handal hingga ke desa-desa, pertarungan ini bakal mengulangi pertarungan Koalisi Merah Putih (KMP) dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pada Pilpres yang lalu. Pertarungan ini juga merupakan ujian bagi soliditas PDI-P selaku partai pengusung Willy – Wahyudi. 

Sugianto
Lantaran itu, siapa yang bakal keluar sebagai pemenang dari pertarungan tiga penjuru tersebut nampaknya terlalu dini diprediksi saat ini, karena ketiganya belum mengeluarkan jurus-jurus pemungkas mereka melalui kampanye nanti. (j/1)

Sabtu, 17 Januari 2015

WARGA BAOK PERTANYAKAN FEE DARI PT INDEXIM

LAMPEONG,- Seputar Barito Online,- Sejumlah warga dan tokoh masyarakat desa Baok, Kecamatan Gunung Purei, Barito Utara, Kalteng mempertanyakan konpensasi atau fee dari PT Indexim Utama atas eksploitasi kayu di wilayah desa tersebut  yang hingga sekarang belum mereka terima.
Salah seorang tokoh warga desa tersebut Jempo (40 th)  ia mendapat info kalau konpensasi tersebut sudah dibayar oleh pihak perusahaan, akan tetapi nyatanya warga desanya belum menerima dana tersebut.
Sementara warga menilai pihak perusahaan HPH PT Indexim Utama terkesan tidak transeparan tentang pembayaran fee tersebut, hal ini yang menyebabkan warga kecewa terhadap manajemen perusahaan yang memiliki base camp di Kabupaten Barito Selatan tersebut. 
Menurut Jempo, persoalan ini tidak semestinya terjadi kalau pihak perusahaan transeparan kepada warga, hingga kini pihaknya tidak mengetahui pasti berapa meter kubik volume kayu dari wilayah desa mereka yang telah ditebang perusahaan tersebut, demikian pula jumlah fee yang harus dibayar oleh perusahaan PT Indexim Utama kepada desa Baok.
Tokoh masyarakat adat desa Baok tersebut sangat mengharapkan pengalaman yang pernah terjadi pada tahun 2013 yang lalu mestinya tidak terjadi lagi pada pembayaran fee tahun 2014.  Sayangnya ketika hal ini ingin redaksi konfirmasikan dengan pihak PT Indexim Utama, pimpinan perusahaan tersebut tidak dapat dihubungi. (jn/j1)

Jumat, 05 Desember 2014

PERBURUAN BURUNG TUKUK RAMBAH GUNUNG PUREI

Jenis Burung Tukuk yang memiliki batu giok di kepalanya (j/1)
LAMPEONG,-SBO,- Para pemerhati lingkungan, tokoh adat dan para Kepala Desa di Kecamantan Gunung Purei sekarang merasa resah sehubungan maraknya pembantai Burung Tukuk yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab memasuki wilayah itu .Hal ini dikemukakan Kades Muara Mea Jaya Pura kepada SBO  Rabu (3/12) saat dijumpai dikediamannya di Desa Muara Mea dua kilometer selatan Lampeong ibukota Kecamatan Gunung Purei, Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Lebih jauh Jaya Pura menjelaskan, kegiatan pemburuan atau pembantaian Burung Tukuk tersebut dilakukan oleh orang dari luar daerah Kalimantan Tengah, mereka masuk ke wilayah Gunung Purei dari sebelah selatan kawasan itu melalui jalan HPH, mereka tersebut adalah rombongan yang terdiri dari beberapa orang memasuki kawasan hutan dan berkemah disana hingga beberapa hari.
Menurut Kades Muara Mea itu, ia baru saja mendapat laporan dari warga desa  yang mencari gaharu di hutan sekitar Gunung Lumut, warga tadi menurut Jaya Pura menemukan bulu Burung Tukuk berhamburan di sekitar bekas kemah para pemburu, namun warga tadi tidak sempat bertemu langsung dengan para pemburu Burung yang dilindungi adat tersebut.
Jaya Pura juga menjelaskan, menurut informasi yang ia dapatkan para pemburu tadi dalam aksi pemburuan mereka menggunakan jenis Senjata Api Rakitan yang menggunakan Peluru Hambur, sehingga sangat efektif memusnahkan Burung Tukuk walaupun binatang tersebut terbang tinggi diatas pepohonan namun untuk memudahkan pembantaiannya mereka memutarkan suara rekeman burung tersebut sehingga mereka turun dan pada saat itulah dilakukan penembakan dengan peluru hambur.
Menurut penelusuran media ini, oleh para pemburu tubuh dan bulu burung tersebut dibuang, yang para pemburu ambil hanyalah  "Batu Giok" yang terdapat dalam kepala Burung Tukuk, batu tersebut memiliki nilai ekonomi yang menggiurkan, yaitu mencapai Rp. 400 ribu per gramnya hampir menyamai harga emas. Jika praktik ini terus berlangsung dikhawatirkan populasi Burung Tukuk akan punah dalam waktu singkat.(j/1)

Rabu, 08 Oktober 2014

DAD BARITO UTARA HADIRI ACARA NAPAK TILAS PAKAT DAMAI TUMBANG ANOI

Sebagian rombongan DAD Barut yg menghadiri acara Napak Tilas Pakat Damai Tumbang Anoi
Tumbang Anoi,-SBO,- Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Utara Kalimantan Tengah bersama sejumlah Damang Kepala Adat (DKA), Wakil Bupati Barito Utara Herby Ompie menghadiri acara Napak Tilas Pakat Damai Tumbang Anoi yang diselenggarakan di Palangka Raya dan di desa Tumbang Anoi, Kabupaten Gunung Mas tanggal 3 hingga 5 Oktober 2014. 

Jumat, 26 September 2014

WARGA KEBERATAN LAHANNYA DIGUSUR PT SAWIT SUMBER REJO (SSR)

Lahan yant menurut warga belum dibebaskan digusur oleh PT SSR
Muara Teweh,-SBO,- Salah seorang warga desa Malawaken Syahnudin (38 thn) menyatakan sangat keberatan atas pengusuran lahan milik keluarganya oleh PT Sawit Sumber Rejo (SRR) untuk lokasi perkebunan sawit .
Kepada SBO, Selasa (23/9) di Muara Teweh  warga tadi menjelaskan, menurut versi warga lahan dimaksud adalah milik keluarganya, yaitu keluarga Nyunok dan Bias yang terletak di wilayah desa Malawaken seluas kurang lebih 76,6 hektar, berisi tanaman buah-buahan dan tumbuhan untuk kepentingan ritual yang kini sudah digusur habis oleh perusahaan perkebunan sawit tersebut tanpa penyelesaian terlebih dahulu dengan keluarganya.


Selasa, 16 September 2014

DI KABUPATEN BARITO UTARA, PERTUMBUHAN BISNIS TERUS BERKEMBANG

Salah satu hotel baru di Muara Teweh adalah Hotel JnB.
Muara Teweh,-SBO,- Kegiatan bisnis dan ekonomi masyarakat di kabupaten Barito Utara selama lima tahun terakhir ini terus tumbuh dan berkembang. Hal ini nampak dari pembangunan sektor masyarakat hampir pada semua bidang terus menggeliat, terutama sektor angkutan, perumahan, pertokoaan, rumah makan dan perhotelan.
Pada sektor perhotelan dalam lima tahun terakhir ini sedikitnya ada tiga buah hotel yang dibangun oleh pengusaha di daerah itu, ketiga hotel tersebut adalah hotel JnB di jalan Pramuka Muara Teweh, Hotel Armani di Y Sinseng dan Hotel Permata Barito di jalan jend Sudirman, selain hotel juga terdapat beberapa buah penginapan dan restoran yang ibarat jamur di musim hujan di kota Muara Teweh. 

Jumat, 29 Agustus 2014

SEMUA ORMAS DAN LSM WAJIB TERDAFTAR

LSM dan warga memprotes  kelangkaan BBM 
Muara Teweh, SBO,- Semua Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) harus terdaftar pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) setempat, jika tidak mau dianggap liar. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bidang Politik Kemasyarakatan (Polmas) Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah  Drs Rody, M.Si dihadapan para pimpinan Ormas dan LSM se-Barito Utara pada acara sosialisasi dan pembinaan Ormas, Organisasi Profesi dan LSM, Kamis (28/8) di Balai Antang Jalan A Yani Muara Teweh.

Kamis, 28 Agustus 2014

ISU MUTASI KEMBALI MEREBAK, DISEBUT-SEBUT EMPAT KADIS BAKAL DIGESER

Jajaran  PNS Barut pada suatu upacara
Muara Teweh, SBO,- Isu akan ada mutasi para pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah kini kembali merebak dan menjadi topik pembicaraan dikalangan pejabat dan para pegawai di Muara Teweh, mereka ada yang harap-harap cemas akan nasibnya pada mutasi tersebut bila memang benar-benar dilaksanakan.

Rabu, 27 Agustus 2014

PEMKAB BARUT AJAK ORMAS DAN LSM UNTUK BERPERAN LEBIH AKTIF DALAM PEMBANGUNAN

Muara Teweh, SBO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah mengajak semua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Profesi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di wilayahnya untuk berperan lebih aktif lagi dalam pembangunan di kabupaten itu.

BUPATI BARITO UTARA UNDANG KETUA ORMAS DAN KETUA LSM

Bupati Barito Utara Nadalsyah
Muara Teweh,SBO,- Bupati Bario Utara Nadalsyah mengundang sejumlah ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), ketua organisasi profesi se kabupaten Barito Utara, Kamis (28/8) pagi di gedung Balai Antang Jalan A Yani Muara Teweh.

Jumat, 22 Agustus 2014

MESKI ADA AKTIVITAS PENGEBORAN MIGAS, TRAGEDI LAPINDO TIDAK AKAN TERJADI DI BARITO UTARA



Peta Wilayah Kerja Salamander Energy

Muara Teweh, SBO,- Meski ada aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh Salamander Energy di wilayah Kabupaten Barito Utara selama ini, namun warga tidak perlu khawatir, karena tragedy Lapindo tidak akan terjadi di daerah ini, pernyataan tersebut dikemukakan  oleh M. H. Manullang manajer VP HR & GA Salamander  Energy, Rabu (20/8) pagi pada acara media gathering yang berlangsung di hotel JnB, jalan Pramuka No 3 Muara Teweh.

Kamis, 21 Agustus 2014

TAJERI : PENERTIBAN BBM DI BARITO UTARA DILAKUKAN SETENGAH HATI

Dr Tajeri
Truck Tangki Pertamina
Muara Teweh, SBO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah tampak keteteran memberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) Tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Bahan Bakar Minyak (BBM), pasalnya setelah pemberlakukan (Perbup) tersebut, harga eceran  BBM jenis premium bukannya turun malah naik, sekarang ini dalam kota Muara Teweh mencapai Rp. 10.000,- liter, padahal menurut ketentuan Perbup tadi ditetapkan harga tertinggi eceran hanya Rp. 7.500,- per liter.

Rabu, 20 Agustus 2014

HANYA DALAM 11 TAHUN LAGI INDONESIA AKAN KEHABISAN BBM



Yanin Holison
Muara Teweh, SBO,- Jika dalam 11 tahun kedepan tidak ditemukan lading minyak baru, maka Indonesia akan menghadapi kehabisan  (red. : krisis) Bahan Bakar Minyak (BBM), karena Indonesia akan kehabisan cadangan minyak. Hal ini dikemukan Yanin Holison Hubungan Masyarakat SKK Migas Wilayah Kalimantan  dan Sulawesi (Kalsul), Rabu (20/8) pada acara media gathering yang dihadiri puluhan jurnalis  berlangsung di hotel JnB, jalan Pramuka No 3 Muara Teweh.

LAMBANNYA OPERASIONAL PLTG KARENDAN, PLN TERKENDALA PEMBEBASAN LAHAN



Fasilitas pengoboran gas

Muara Teweh, SBO,- Lambannya operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Karendan, Kecamatan Lahei, Barito Utara, Kalimantan Tengah ternyata bukan karena keterlambatan pihak kotraktor Salamander Energy, akan tetapi keterlambatan tersebut disebabkan pihak PLN terkendala dalam pembebasan lahan.

SALAMANDER ENERGY GELAR MEDIA GATHERING

Peserta Media Gathering Salamander Energy (j/1)

Muara Teweh, SBO, - Salamander Energy (Bangkanai) Limited perusahaan pengoboran minyak dan gas di Bengkanai, Desa Karendan, Kecamatan Lahei kabupaten Barito Utara provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (20/8) menggelar media gathering yang berlangsung di hotel JnB, jalan Pramuka No 3 Muara Teweh.

Senin, 18 Agustus 2014

POLDA KALSEL GAGALKAN PENYELUNDUPAN BBM BERSUBSIDI KE KALTENG



SPBU kerap kali diserbu pelansir (ilustrasi)

BANJARMASIN.- SBO,- Hasil kerja keras dan kesigapan jajaran  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan belum lama ini berhasil menggagalkan penyelundupan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi sebanyak 15 ton atau 15.000 liter.